MALAM TAKBIRAN DI LELEA, WARGA ARAK KARYA

 Penulis : Wina Melani Saputri

(Foto: Kotak Pena)

Suasana malam takbiran di Desa Lelea, Jumat (20/3/2026), berlangsung meriah. Warga memadati sepanjang jalan desa untuk mengikuti pawai takbiran yang dihiasi arak-arakan karya berbentuk figur menyerupai ogoh-ogoh dengan sentuhan budaya lokal.

Pawai berlangsung ramai sejak malam hari. Di sepanjang perjalanan, gema takbir terus terdengar mengiringi arak-arakan warga yang membawa karya hasil kreativitas masyarakat setempat. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias menyaksikan jalannya pawai dalam suasana penuh kebersamaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Figur yang diarak dibuat secara gotong royong oleh warga desa. Meski menyerupai ogoh-ogoh, karya tersebut dikembangkan dengan ciri khas lokal sehingga menghadirkan warna tersendiri dalam tradisi malam takbiran di Lelea.

Bagi warga, kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan saat malam Idulfitri, tetapi juga momen berkumpul dan mempererat kebersamaan antarwarga. Ramainya pawai membuat suasana desa terasa lebih hidup dibanding malam biasanya.

Tradisi seperti ini pun masih terus dijaga masyarakat sebagai bagian dari cara mempertahankan budaya lokal di tengah perayaan keagamaan.

Lebih baru Lebih lama

Ads