Kota Serang – Mahasiswa PLP Integratif
01 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan
penyuluhan bahaya narkoba di MAN 2 Kota Serang. Kegiatan ini mengusung tema
“Stay Clean, Stay Cool: Menjadi Gen-Z Keren Tanpa Narkoba” sebagai bentuk
kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya edukasi pencegahan penyalahgunaan
narkoba di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik di lingkungan
sekolah.
Kegiatan penyuluhan ini
menghadirkan pemateri dari Kepolisian Daerah (Polda) Banten, yaitu AKP Saipul
Bahri, S.H. Kehadiran pemateri dari kepolisian diharapkan dapat memberikan
wawasan dan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa mengenai bahaya narkoba,
dampak penyalahgunaannya, serta pentingnya membangun kesadaran untuk menjauhi
segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang. Kegiatan ini juga menjadi sarana
edukasi agar para siswa mampu memahami risiko yang dapat mengancam kesehatan,
pendidikan, kehidupan sosial, hingga masa depan mereka.
Penyuluhan bahaya narkoba
ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya preventif melalui pendidikan
dan peningkatan kesadaran di lingkungan sekolah. Masa remaja merupakan tahap
perkembangan yang penting, ketika peserta didik mulai membangun jati diri,
memperluas pergaulan, serta menghadapi berbagai pengaruh dari lingkungan
sekitarnya. Oleh karena itu, pembekalan pengetahuan mengenai bahaya narkoba
menjadi hal yang penting agar siswa mampu membedakan pengaruh positif dan
negatif serta lebih bijak dalam menentukan pilihan.
Dalam penyampaian materi,
para siswa diajak untuk memahami bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya
berdampak pada individu, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan dengan
keluarga, lingkungan pertemanan, kehidupan pendidikan, dan masyarakat.
Pemahaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga diri
dari narkoba merupakan bagian dari tanggung jawab terhadap kesehatan, masa
depan, dan orang-orang yang menyayangi mereka.
Tema “Stay Clean, Stay
Cool: Menjadi Gen-Z Keren Tanpa Narkoba” dipilih untuk menyampaikan pesan
pencegahan narkoba dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Pesan ini menegaskan bahwa menjadi generasi yang keren tidak harus mengikuti tren
atau ajakan yang berisiko. Sebaliknya, generasi muda dapat menunjukkan kualitas
dirinya melalui prestasi, kreativitas, perilaku positif, kemampuan
mengembangkan potensi, serta keberanian untuk mengatakan tidak terhadap ajakan
yang merugikan.
Melalui kegiatan ini, para
siswa juga diharapkan mampu membangun lingkungan pertemanan yang sehat dan
saling mendukung. Memilih teman yang membawa pengaruh positif, berani menolak
tekanan dari lingkungan, serta mencari bantuan kepada orang tua, guru, atau
pihak yang dapat dipercaya ketika menghadapi persoalan merupakan langkah
penting dalam melindungi diri dari risiko penyalahgunaan narkoba. Dengan
demikian, edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi
juga pada pembentukan sikap dan keterampilan mengambil keputusan secara
bertanggung jawab.
Penyelenggaraan kegiatan
ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa PLP Integratif 01 UIN Banten
dalam mendukung pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan sekolah yang
aman, sehat, serta kondusif bagi perkembangan peserta didik. Melalui program penyuluhan
ini, mahasiswa berupaya menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan
tantangan generasi muda saat ini sekaligus memperkuat sinergi antara lingkungan
perguruan tinggi dan sekolah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat
pendidikan.
Selain menjadi sarana
penyampaian informasi, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para siswa untuk
lebih terbuka dalam memahami persoalan narkoba dan menyadari pentingnya peran
setiap individu dalam upaya pencegahannya. Kesadaran tersebut perlu dibangun
secara berkelanjutan melalui dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan
berbagai pihak terkait agar generasi muda memiliki lingkungan tumbuh yang
positif dan terlindungi dari pengaruh yang merugikan.
Mahasiswa PLP Integratif
01 UIN Banten berharap kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan manfaat nyata
bagi peserta didik MAN 2 Kota Serang. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan
tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari dan dibagikan kepada teman sebaya maupun lingkungan sekitar. Para
siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya memahami bahaya
narkoba, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjaga diri, meraih prestasi, dan
berkontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui semangat “Stay
Clean, Stay Cool”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa masa depan yang cerah
berawal dari pilihan yang bijak hari ini. Generasi muda memiliki kesempatan
besar untuk berkembang, meraih cita-cita, dan membawa perubahan positif. Oleh
karena itu, menjauhi narkoba, menjaga pergaulan, serta mengisi masa muda dengan
kegiatan yang bermanfaat merupakan langkah penting untuk mewujudkan generasi
yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan terselenggaranya
penyuluhan bahaya narkoba ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama akan
pentingnya melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini
sekaligus menjadi bentuk komitmen mahasiswa PLP Integratif 01 UIN Banten dalam
mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih peduli terhadap masa
depan peserta didik.
“Stay Clean,
Stay Cool: Generasi Z Berprestasi, Berkarakter, dan Tanpa Narkoba.”
