Dari Sampah Plastik Menjadi Ikon Madrasah, Ecobrick ‘MAN 2 SERANG’ Hadir Bersama PLP Kelompok 2 UIN SMH Banten

 



Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 2 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berkolaborasi dengan siswa MAN 2 Serang dalam mengolah sampah plastik melalui program Ecobrick. Kegiatan ini menjadi bagian dari EcoCycle yang mengajak siswa mengelola sampah sekaligus menghasilkan karya untuk lingkungan madrasah.

 

Kegiatan Ecobrick merupakan salah satu bagian dari program EcoCycle, sebuah rangkaian kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan oleh PLP Kelompok 2 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama MAN 2 Serang. Program tersebut mengajak siswa untuk mengenali permasalahan lingkungan sekaligus terlibat langsung dalam pengelolaan sampah melalui tiga kegiatan, yaitu Eco Enzyme, Ecobrick, dan TOGA Lestari.

 

Proses pembuatan Ecobrick dilaksanakan sejak Senin, 31 Agustus hingga kamis, 03 September 2026. Siswa mengumpulkan dan memilah sampah plastik, kemudian memasukkannya ke dalam botol dan memadatkannya hingga memenuhi kriteria Ecobrick. Hasil dari berbagai kelas tersebut kemudian dikumpulkan untuk dirakit menjadi tulisan “MAN 2 SERANG”.

 

Puncak kegiatan ditandai dengan peletakan Ecobrick pertama tersebut menjadi simbol dimulainya perakitan karya “MAN 2 SERANG” sekaligus menjadi bagian penting dalam pengesahan hasil program Ecobrick yang telah dikerjakan bersama oleh siswa dan mahasiswa PLP. Kehadiran seluruh guru dalam momen tersebut menunjukkan dukungan warga madrasah terhadap upaya pengelolaan sampah melalui kegiatan yang edukatif dan berkelanjutan. Ecobrick tidak hanya dipandang sebagai hasil dari pengumpulan sampah plastik, tetapi juga sebagai karya kolaboratif yang membawa identitas MAN 2 Serang.



Lebih baru Lebih lama

Ads