MINGGU 2: Infeksi Menular Seksual

Foto: CoCreAct

Setelah suksesnya pertemuan pertama, 2 Mei 2026, kelas edukasi kembali dilanjutkan pada pertemuan kedua dengan pembahasan yang lebih spesifik dan aplikatif. Kegiatan ini masih merupakan bagian dari Kelas Edukasi HIV/AIDS dan Pendidikan Seksual yang diselenggarakan oleh CoCreAct bersama Gerkatin dan Teman Istimewa, dengan Hasby Ash Shiddieqy sebagai pemateri dan Akhmad Faizal sebagai moderator.

Pada pertemuan kedua ini, peserta diajak memahami lebih dalam tentang Infeksi Menular Seksual (IMS). Materi diawali dengan penjelasan sederhana mengenai apa itu IMS, yaitu infeksi atau penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual, baik melalui vagina, mulut, maupun anus. Selain itu, dijelaskan juga bahwa beberapa IMS dapat menular melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril.

Peserta kemudian dikenalkan pada berbagai jenis IMS yang umum dijumpai, seperti klamidia, sifilis, herpes, HIV, hepatitis, hingga kutil kelamin. Penjelasan ini membantu peserta mengetahui bahwa IMS memiliki banyak bentuk dan tidak selalu terlihat secara langsung, sehingga penting untuk memahami risikonya sejak dini.

Foto: CoCreAct

Dalam sesi ini, dibahas pula gejala-gejala yang dapat muncul, seperti keluarnya cairan tidak normal dari alat kelamin, rasa panas saat buang air kecil, sering buang air kecil, hingga rasa nyeri atau bengkak pada area tertentu. Penyampaian gejala ini bertujuan agar peserta lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri.

Tidak hanya mengenali, peserta juga diberikan pemahaman tentang langkah yang harus dilakukan jika mengalami gejala IMS. Di antaranya adalah tidak mengobati sendiri, segera memeriksakan diri ke tenaga medis, mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter, serta menghindari hubungan seksual sementara hingga dinyatakan sembuh. Peserta juga diingatkan pentingnya keterbukaan dengan pasangan agar dapat bersama-sama melakukan pemeriksaan.

Melalui pertemuan kedua ini, peserta diharapkan tidak hanya mengetahui apa itu IMS, tetapi juga memahami cara mengenali gejala dan mengambil langkah yang tepat. Edukasi ini menjadi penting agar remaja dan masyarakat dapat lebih sadar, tidak menganggap remeh, serta berani mencari bantuan medis ketika diperlukan.

Foto: CoCreAct

Kelas edukasi ini akan terus berlanjut pada pertemuan berikutnya dengan pembahasan yang tidak kalah penting. Diharapkan semakin banyak peserta yang dapat bergabung dan memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi kesehatan diri dan lingkungan sekitar.

Penulis: Sunan M Karim Kadilaga



Lebih baru Lebih lama

Ads